Perpisahan Dua Sahabat

Posted: January 6, 2012 in Kontemplasi

dipinjam dari http://dheyaz-diary.blogspot.com

Sendunya langkahmu membuat senja kala itu terasa berbeda. Tak seperti senja yang biasanya bersahaja, namun terasa begitu pekat dan memilukan. Raut wajahmu seakan ingin membisikkan, betapa perpisahan ini sungguh menyakitkan. Ya, kita akan berpisah kawanku.

Perpisahan memang tidak menyenangkan, namun niscaya dia mendewasakan. Mendewasakan kita yang terkadang kekanak-kanakkan, dan sering lupa akan kebijaksanaan.

Selamat berpisah kawan. Kejarlah cita-citamu yang agung itu. Jangan pernah lupakan perjuangan kita kala itu. Keperkasaan kita ketika menundukkan segala kesombongan dan keangkuhan. Masa keemasan kita kawan. Jangan lupakan itu…

Jika masih waktukku, kita akan berjumpa lagi di kota indah ini… Semoga Tuhan memberkatimu…

Yogyakarta, 6 Januari 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s